Air bersih adalah sumber kehidupan bagi semua makhluk hidup di muka bumi ini. Setiap tetes air berperan penting dalam menjaga keberlangsungan hidup manusia, hewan, hingga tumbuhan. Sebagai sumber daya alam, air harus dijaga dengan cara menghemat penggunaan air agar persediaannya tidak habis.
Dalam rumah tangga, penggunaan air secara berlebihan sering kali tidak disadari. Untuk kebutuhan mencuci, mandi, minum, dan lainnya, sangat mungkin terjadi pemborosan air. Apabila terus berlanjut, pemborosan air bisa menghasilkan dampak buruk berupa krisis air bersih.
Pentingnya Melakukan Penghematan Air
Di tengah masalah iklim dan pertumbuhan populasi, menghemat air bukan lagi sebuah pilihan, melainkan sebuah kewajiban semua orang. Menghemat air adalah upaya penting untuk memastikan persediaan air cukup untuk kebutuhan hidup tidak hanya manusia, tapi juga untuk kehidupan hewan dan tumbuhan di dunia ini.
Melakukan cara menghemat air juga tidak hanya bermanfaat untuk kehidupan sekarang, tapi juga demi keberlangsungan generasi yang hidup di masa mendatang. Untuk itu, jangan buang waktu lagi untuk memulai menghemat air sekarang juga. Berikut ini adalah alasan pentingnya melakukan penghematan air.
1. Sumber Air Semakin Menipis
Alasan pertama mengapa harus segera menerapkan cara menghemat penggunaan air adalah karena sumber air bersih semakin hari semakin menipis. Air tawar yang dimanfaatkan sehari-hari hanya mencakup 2,5% dari seluruh air di bumi. Sebagian besar air di bumi ini terkandung dalam gletser dan lapisan es, sehingga hanya sedikit air yang dapat langsung dimanfaatkan.
2. Untuk Menjaga Ekosistem
Tidak hanya untuk kehidupan manusia, menjaga ketersediaan air juga sama artinya dengan menjaga ekosistem air yang merupakan habitat bagi jutaan spesies hewan dan tumbuhan. Kabar buruknya, stok air pada ekosistem hewan dan tumbuhan juga semakin sedikit karena aktivitas manusia yang merusak alam.
3. Mengurangi Dampak Buruk pada Iklim
Pergantian musim yang tidak menentu, seperti kemarau berkepanjangan telah menyebabkan banyak wilayah mengalami kekurangan pasokan air bersih. Maka dengan melakukan cara menghemat penggunaan air, secara tidak langsung telah berkontribusi untuk mengurangi dampak buruk perubahan iklim.
4. Menghemat Tagihan Air
Menghemat air pada rumah tangga secara langsung akan berpengaruh pada tagihan air yang menurun. Artinya, menghemat air sama seperti menghemat pengeluaran rumah tangga. Sebaliknya, boros air juga berarti sama dengan boros uang. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan air secara bijak akan membantu mengurangi beban finansial rumah tangga.
5. Mengurangi Risiko Penyakit
Ketersediaan air bersih yang cukup akan menghindarkan makhluk hidup dari pemanfaatan air kotor yang sudah tercemar limbah. Maka, menghemat penggunaan air bersih juga sama halnya dengan mengurangi risiko penyakit yang disebabkan air kotor, seperti diare, disentri, dan penyakit kulit.
Cara Menghemat Penggunaan Air di Rumah
Menghemat penggunaan air di rumah tangga sebenarnya bukan suatu hal yang sulit untuk dilakukan. Cukup dengan memulai dari kebiasaan sederhana, upaya untuk menghemat air bisa terwujud. Selain itu, penting juga bagi seluruh anggota berkeluarga agar berkomitmen untuk melakukan penghematan air secara sadar. Berikut ini adalah cara menghemat air.
1. Mematikan Keran saat Tidak Digunakan
Mematikan keran saat tidak digunakan adalah cara menghemat penggunaan air yang sangat mudah dilakukan. Mematikan keran selama menggosok gigi, saat menyabuni tangan, saat menyabuni piring, sangat bisa mengurangi penggunaan air secara sia-sia. Langkah sederhana ini jika terus dilakukan akan membentuk kebiasaan positif dalam menghemat air.
2. Menampung Air Hujan
Meski persediaan air masih mencukupi, tidak ada salahnya menampung air hujan. Hasil dari menampung air hujan bisa digunakan sebagai air cadangan untuk kebutuhan mencuci. Cara ini termasuk langkah untuk mengurangi ketergantungan pada sumber air utama dan memanfaatkan sumber air lain secara lebih efisien.
3. Gunakan Shower di Kamar Mandi
Penggunaan shower di kamar mandi ternyata juga termasuk cara menghemat penggunaan air dalam rumah tangga. Dari pada menggunakan bak air, penggunaan shower untuk mandi terbukti lebih irit air. Kebutuhan air untuk shower juga lebih sedikit dibandingkan untuk bathup.
4. Perbaiki Kebocoran Air
Kebocoran kecil pada saluran air memang tampak seperti hal sepele. Namun nyatanya, kondisi saluran air yang bocor bisa menyebabkan air terbuang. Kebocoran kecil yang tidak segera diatasi bahkan bisa menyebabkan kerusakan yang lebih parah. Maka penting untuk rutin memeriksa kondisi saluran air seperti pipa, keran, hingga toilet.
5. Gunakan Mesin Cuci Hemat Air
Melakukan cara menghemat penggunaan air bisa dimulai dari memilih mesin cuci pakaian dan piring. Sekarang sudah ada mesin cuci baju dan piring dengan fitur quick wash atau eco mode yang dirancang khusus untuk meminimalisir penggunaan air tanpa mengurangi kualitas kebersihan piring dan baju.
Gunakan Water Heater Ariston untuk Menghemat Air dengan Maksimal

Selain mesin cuci, penggunaan water heater juga bisa mengurangi pemborosan air. Water heater Ariston hadir sebagai solusi untuk kebutuhan air hangat dalam rumah tangga tanpa khawatir penggunaan air secara berlebihan. Inilah kelebihan water heater Ariston:
- Dilengkapi dengan teknologi canggih dan terdepan
- Desain elegan bergaya khas Italia
- Pilihan kapasitas lengkap mulai dari 10 liter hingga 100 liter
- Hemat listrik dengan daya mulai 150 W
- Memiliki fitur keamanan scalding preventing (untuk mencegah pemanasan berlebih), auto diagnostic (notifikasi malfungsi), dan earth-leakage circuit braker (untuk memutus aliran saat terjadi kebocoran listrik)
Dengan water heater dari Ariston Indonesia, kebutuhan air panas untuk keluarga dapat tercukupi, bisa hemat penggunaan air, hemat tagihan listrik, sekaligus tidak perlu khawatir risiko bahaya dalam penggunaan.
